Nekat Beli Hape BM? April 2020 Tidak Bisa Digunakan

Iseng-iseng buka akun Instagram, scrol ke bawah ech.. nemu postingan iklan kayak gini. Keterangan tentang pengecekan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) hape yang terlihat di bawah ini bersumber dari Akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI Kominfo)



Jadi begini, setiap handphone itu ada nomor IMEI-nya termasuk handphone anda. Nach, jika no IMEI tersebut terdaftar di Kementerian Perindustrian itu artinya hape anda legal. Namun jika sebaliknya hape yang anda gunakan itu tidak terdaftar di sana itu artinya hape anda ilegal alias barang 'Black Market' (BM).

Aturan yang terbilang baru ini, tengah 'digodok' oleh tiga kementerian pemerintah, di antaranya: Kementerian Perindustrian (kemenperin), Kementerian Perdagangan (kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo).

Hasil dari 'penggodokan' aturan mengenai nomor IMEI adalah: awal bulan April 2020, hape dengan nomor IMEI yang tidak terdaftar di Kemenperin tidak bisa digunakan untuk SMS dan telepon. Alhasil, jika SMS-an dan nelpon saja tidak bisa digunakan apalagi internet-an. Paling-paling hape tersebut cuma bisa buat foto doang. Wakkk.. Wouwww.., mampus dech loe..!!!

Eits.., jangan kelojotan dulu! Aturan mengenai nomor IMEI hape berlaku untuk hape BM (black market) alias ilegal yang mana ketika membeli produk hape tersebut lewat pada waktu yang di tentukan yaitu awal bulan April 2020. Jadi misalnya begini, setelah anda nanti check nomor IMEI hape di situs resmi Kemenperin ternyata nomor IMEI hape anda tak terdaftar, itu ra po-po (ngga apa-apa) dengan kata lain hape anda tetap 'berjalan' normal walaupun kenyataannya hape anda produk BM (black market).

Meskipun aturan mengenai nomor IMEI hape diberlakukan awal bulan April 2020, bukan berarti kita tetap borong hape produk BM (black market), karena kita kan ngga tau 'penggodokan' aturan tersebut 'matang-nya' seperti apa. Oleh karena itu, sudahlah! Urungkan beli hape BM (black market) dari sekarang! Dari pada di kemudian hari menimbulkan masalah, kita cari yang aman-aman aja dengan membeli produk resmi atau legal.

Langkah kebijakan yang diambil oleh Pemerintah terhadap produk hape BM (black market) yang akan di blokir awal bulan April 2020 pastinya untuk menyelamatkan pemasukan Negara melalui pajak.

Bagi yang penasaran hapenya termasuk produk legal atau tidak, silakan check nomor IMEI hape masing-masing. Caranya:

Setting hape >> Tentang ponsel >> Status >> Informasi IMEI

Di sana terlihat nomor IMEI terdiri 15 atau 16 digit angka, bila ponsel memiliki dua kartu SIM maka nomor IMEI pun ada dua, seperti yang terlihat nomor IMEI hape saya (penulis) di bawah ini:


Setelah mendapat nomor IMEI hape, silakan check nomor IMEI anda di situs resmi Kementerian perindustrian https://imei.kemenperin.go.id/ atau anda bisa langsung masuk klik Di sini. Nach.., untuk hape baru yang masih terbungsung kardus dan masih tersegel, anda bisa melihat nomor IMEI di bawah atau di samping kardus.

Referensi:

  • Kemenperin.go.id
  • IG: @sdppi_kominfo
  • Detik.com
  • Cnbcindonesia.com


Ferry Alamsyah
Setelah selesai membaca, maka menulislah! Karena aku membutuhkan teman untuk merubah dunia melalui tulisan.

Artikel Terkait

Posting Komentar

Langganan Artikel Kami