4 Point Yang Harus Diperhatikan Berbelanja Online di Marketplace Agar Tak Mendapat Produk 'Kaleng Rombeng'


Di zaman serba digital sekarang ini, jual-beli sudah semakin marak terus berkembang dan melebar di jagat dunia maya. Hal itu terjadi tak lain adalah kemudahan yang di rasakan oleh seorang buyer/pembeli dalam mendapatkan barang yang ingin di belinya. Nach, kemudahan inilah yang di manfaatkan oleh seorang seller/penjual untuk menjajakan barang dagangannya secara online demi mengikuti perkembangan zaman dan untuk mendapatkan peruntungan lebih.

Secara, dahulu untuk mendapatkan barang yang ingin di beli harus bersusah payah pergi ke pasar atau ke toko. Belum lagi jika pasarnya jauh tak ayal kita harus menyiapkan uang lebih untuk biaya transpot dan jajan di pinggir jalan minimal beli es tatkala kehausan.

Namun kini, untuk mendapatkan barang yang di inginkan bisa di lakukan sambil tidur-tiduran. Hanya dengan berbekal hape barang apapun dapat di beli, tinggal klik lalu tunggu antara satu-dua hari barang pesanan sudah berada di tangan kita.

Disisi lain ada juga sebagian buyer/pembeli malah mendapat kerugian dari pembelian secara online entah kerugian berupa barang yang tak sesuai pesanan, parahnya tak sedikit kasus terjadi adalah tatkala uang sudah di transfer namun barang pesanan tak kunjung datang. Hal itu terjadi di sebabkan anda kurang teliti dan memahami cara belanja online yang benar.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa berbelanja online di Marketplace semacam Bukalapak dalam bertransaksi di jamin aman 100%, artinya uang yang anda transfer tak akan pernah bisa hilang begitu saja di bawa kabur penjual karena sistem pembayarannya menggunakan sistem RekBer (rekening bersama) alias uang yang anda transfer tidak langsung masuk ke rekening pribadi si seller/penjual melainkan tertampung ke RekBer (rekening bersama).

Seperti yang pernah saya singgung pada tulisan saya yang lalu, baca:

Jadi jelas, untuk berbelanja online di platform yang semacam ini tak akan pernah anda mengalami uang anda di bawa kabur si penjual. Berbelanja disana potensi kerugian bukan terletak pada transaksi melainkan pada kwalitas barang yang anda beli.

Walaupun tersedia fitur komplain yang bisa di gunakan si buyer/pembeli atas barang yang tak sesuai dengan yang anda pesan, tetap saja pada akhirnya anda tak akan pernah bersedia melanjutkan proses return/tukar barang. Apalagi barang yang anda beli harganya tak terlalu mahal. Secara, apa anda bersedia keluar uang balikin kirim barang yang sudah anda terima melalui paket ekspedisi ke kantor pusat? Engga kan!

Paling-paling yang anda lakukan hanya memberi feedback negatif di tambah isi kolom pesan dengan sedikit caci-maki di lapak si penjual. Meskipun hanya memberi feedback negatif, hal ini jangan di anggap remeh. Feedback negatif tak bisa di hilangkan sampai kapan pun dan pastinya dapat di lihat oleh para calon pembeli. Sudah barang tentu jika calon pembeli lainnya membaca feedback negatif anda maka besar kemungkinan mereka urungkan beli produk di lapak tersebut. Fitur inilah yang menjadi penentu sukses tidaknya seller/penjual yang bersangkutan.

Maka dari itu, hati-hati dalam memberikan feedback di lapak sesorang. Jika bagus maka katakan bagus, jika buruk maka katakan buruk. Jika barang yang anda terima bagus atau sesuai dengan pesanan lalu anda memberi feedback negatif maka sama halnya anda 'menutup jalan rezeki' orang, yang mana perbuatan tersebut sangatlah jahat.

Yang harus diperhatikan agar anda mendapat barang bagus belanja produk di Marketplace adalah:

  1. Belilah di lapak yang di utamakan! Seperti kalau di Bukalapak ada istilah lapak Mall, maka 100% jika belanja disana anda akan mendapat barang 100% original alias asli. Namun pastinya sudah barang tentu harga produknya mahal.
  2. Belilah di lapak kalau istilah Bukalapak di lapak "Super Seller" yang sudah banyak terjual produknya. Minimal satu-lima produk sudah terjual dan pastikan feedback di lapak tersebut lebih banyak mana, feedback positif atau feedback negatif? Jika lebih banyak feedback positifnya kemungkinan besar jika beli disana anda mendapat produk bagus dengan harga 'miring' alias murah. Lagi pula Tak mungkin lapak "Super Seller" lebih banyak feedback negatif karena untuk mendapatkan predikat "Super Seller" harus lolos persyaratan ketat dari segi produk barang yang di jual dan dari segi pelayanan si penjual terhadap tingkat kepuasan si pembeli.
  3. Sebelum melakukan proses order, bacalah keterangan dari produk tersebut dengan teliti seperti warna, ukuran, bahan dasar produk, dan lain-lain.
  4. Usahakan berkomunikasi dengan si penjual sebelum melakukan proses order di kolom kirim pesan yang tersedia di lapak. Baik itu hanya sekedar menanyakan ketersediaan produk atau lainnya.
Dengan memperhatikan keempat point di atas sebelum berbelanja online di Marketplace semacam Bukalapak, Tokopedia, dan lain-lain, hal itu sudah cukup untuk meminimalisir potensi kecewa mendapatkan produk 'kaleng rombeng' (produk cacat) tatkala berbelanja disana.

Mengenai bentuk pembayaran di Marketplace biasanya tersedia berbagai macam pilihan. Selain transfer Bank secara manual juga disediakan transfer otomatis berupa debit dan Virtual Akun Bank. Selain itu, bagi yang telah memiliki akun kredivo bisa di gunakan sebagai proses pembayaran cicilan. Bagi pembeli yang belum memiliki rekening Bank bisa memilih pembayaran tunai di kasir Alfamart dan Indomart.

Penjelasan mengenai hal ini terdapat juga dalam versi video Youtube:


Ferry Alamsyah
Setelah selesai membaca, maka menulislah! Karena aku membutuhkan teman untuk merubah dunia melalui tulisan.

Artikel Terkait

Posting Komentar

Langganan Artikel Kami